5 Sisi Lain dari Seorang Mohammad Ahsan


Dalam dunia perbulutangkisan Indonesia, nama Mohammad Ahsan sudah sangat dikenal. Mantan pasangan dari Hendra Setiawan ini merupakan salah satu putra terbaik Indonesia yang berasal dari Palembang. Ahsan mulai menggeluti olahraga tepok bulu ini, saat masih berumur 6 tahun.

Kecintaannya terhadap olahraga ini, membuatnya hijrah ke kota Jakarta bersama sang kakak.

Pada tahun 2007, Ahsan bergabung dengan PB. Djarum, tak perlu waktu yang lama Ahsan ditarik ke pelatnas pada tahun 2008. Pengidola Ricky Soebagdja ini, bermain di sektor ganda putra dan berpasangan dengan Bona Septano, adik dari Markis Kido dan kakak dari Pia Zebaidah yang juga atlit badminton.

Mohammad Ahsan (Sumber photo: www.badmintonindonesia.org)

Ahsan dan Bona berpasangan selama 4 tahun, yaitu dari tahun 2008 hingga 2012. Kegagalan Ahsan/Bona di babak Quarter Final Olimpiade London tahun 2012 menjadi salah satu alasan dari Herry IP memecah pasangan ini. Bona memilih keluar dari pelatnas, dan sekarang meniti karir sebagai pilot. Sementara Ahsan, dipasangkan dengan Hendra Setiawan. Sang senior yang kembali masuk pelatnas, setelah 2 tahun bermain secara profesional.


Bona Septano dan Mohammad Ahsan (Sumber photo: www.zulkifli19.wordpress.com

Keputusan yang diambil oleh Herry IP dengan memasangkan Ahsan/Hendra adalah keputusan yang sangat tepat. Terbukti debut pertama Ahsan/Hendra di Yonex Denmark Open Super Series Premiere pada Oktober 2012, langsung menggebrak. Memang belum langsung juara, tapi Ahsan/Hendra langsung menembus babak semifinal. Salah satu indikator bahwa pasangan ini akan cetar di kancah perbulutangkisan dunia. Tidak mudah bagi pasangan baru melangkah jauh di sebuah turnamen badminton, apalagi dengan level super series premiere.

Pasangan Ahsan/Hendra terus menorehkan prestasi terbaik, baik di kejuraan BWF maupun di turnamen individu BWF. Ahsan/Hendra pernah menjadi juara dunia sebanyak 2 kali, yaitu di tahun 2013 dan 2015. Beberapa turnamen individu BWF yang pernah dijuarai Ahsan/Hendra adalah All England 2014, juara Malaysia SSP tahun 2015, juara Dubai Super Series Final tahun 2013 dan 2015, juara Indonesia Open 2014 dan beberapa gelar bergengsi lainnya (baca di sini: Gelar yang diraih Mohammad Ahsan). Selain itu, Ahsan/Hendra juga menjadi peraih medali emas sektor ganda putra di Asian Games 2014, saat itu mengalahkan pasangan tuan rumah Lee Yong Dae/Yoo Yoon Seong.

Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan saat menjadi juara All England 2014

Ahsan/Hendra dijuluki sebagai ganda putra yang bersinar di turnamen-turnamen besar dan berkelas, seperti Kejuaraan Dunia, All England, Super Series Final dan Asian Games. Tapi, sepertinya Olimpiade Rio 2016 tidak memihak pada pasangan kebanggaan Indonesia ini. Ahsan/Hendra kandas di fase grup, setelah hanya membukukan satu kemenangan saja. Dan, dunia rasanya tak seindah hari-hari sebelumnya, hampa. Ahsan/Hendra bermain tidak selepas biasanya, kelihatan sekali bahwa ada tekanan saat mereka bermain melawan Endo/Hayakawa di pertandingan kedua. Tekanan semakin meningkat saat mereka melakoni laga terakhir, menghadapi Hong/Chai bukan hal yang mudah meskipun sering mereka kalahkan. Alhasil Ahsan/Hendra harus pulang dengan tangan kosong, tanpa medali. Tapi, tidak masalah mungkin memang belum saatnya. Para penggemar bulutangkis Indonesia atau Badminton Lovers Indonesia –BL– menjadi baper, padahal baik Ahsan maupun Hendra sudah move on, BL-nya belum move on juga sampai sekarang.

Masyarakat Indonesia mengetahui sosok Mohammad Ahsan lewat kelihaiannya mengayunkan raket, tak banyak yang mengetahui bahwa Ahsan juga punya sisi lain, karena hidupnya bukan melulu soal badminton.

Berikut 5 sisi lain dari babah Ahsan:

Bungsu dari 3 bersaudara

Mohammad Ahsan lahir pada tanggal 07 September 1987, berzodiak Virgo. Ahsan merupakan putra bungsu dari bapak Tumin Atmadi dan ibu Siti Rohanah, pria yang memiliki tinggi 173 cm ini mempunyai kakak perempuan bernama Nisa Tartiela dan kakak laki-laki bernama M. Askyuru.

Ahsan remaja

Menyandang Gelar Sarjana Ekonomi

Mohammad Ahsan adalah salah satu atlit yang juga sadar akan pentingnya pendidikan, di sela-sela tuntutan latihan Ahsan juga memprioritaskan pendidikannya.

Mohammad Ahsan muda (Sumber photo: Facebook Ahsan Mohammad)

Ahsan bergelar sarjana ekonomi yang diperolehnya dari Universitas Budi Luhur dan berhasil diselesaikan pada tahun 2011. Semangat Ahsan dalam bertanding sama berapi-apinya saat menempuh pendidikan. Salah satu hal yang harus dicontoh oleh atlit-atlit lainnya.

Sosok yang Religius

Mohammad Ahsan salah satu atlit yang religius, setiap memenangkan pertandingan Ahsan selalu melakukan selebrasi dengan bersujud, sebagai salah satu bentuk kesyukuran. Selain itu, Ahsan tidak pernah melupakan kewajibannya sebagai seorang muslim, sholat 5 waktu.

Bersama putri sulungnya, Chay (Sumber photo: Instagram Just_itine)

Pada Thailand Masters GPG 2016, Ahsan berpenampilan lebih syar’i. Penampilan ini banyak menuai pro dan kontra. Mengapa penampilan syar’i Ahsan ini banyak menuai protes, karena disinyalir para BL legging berwarna hitam yang dipadukan dengan celana pendek ini menutupi paha hingga ke bawah lutut yang menjadi batas aurat bagi kaum lelaki tersebut akan menghambat pergerakannya. Akan tetapi, menurut pengakuan Ahsan dia nyaman dengan penampilannya tersebut. Penampilan syar’i ala Ahsan ini dimulai saat pulang dari umroh di penghujung tahun 2015 lalu.  

Ahsan melakukan jumping smash (sumber photo: www.dream.co.id)

Kalau pernah ngepoin atau stalk IG istri Ahsan, pasti pernah dengar suaranya mengaji. Padahal yang diupload video anaknya, followernya malah gagal fokus ke suara Ahsan. Duh, makin salut deh sama babahnya Chay-King.

Family Man

Mohammad Ahsan menikahi seorang gadis Manado bernama Christine Novitania, mantan atlet basket Indonesia. Pernikahan dilangsungkan pada tanggal 24 Maret 2013.

Mohammad Ahsan dan Christine Novitania Durant (Sumber photo: Facebook Ahsan Mohammad)

Saat ini Ahsan dan Itin begitu istri Ahsan disapa, sudah dikaruniai sepasang anak yang cantik dan ganteng. Anak pertamanya diberi nama Chayra Maritza Ahsan, lahir pada tanggal 3 Januari 2014 dan anak keduanya lahir pada tanggal 12 Juni 2015 yang bernama King Arsakha Ahsan.

Ahsan di tengah keluarganya (Sumber photo: Facebook Ahsan Mohammad)

Ahsan meskipun gahar di lapangan, tapi sangat hangat di tengah-tengah keluarganya. Sosoknya yang pendiam, ternyata sangat Family man. Ahsan selalu menyempatkan dirinya mengantar anaknya ke sekolah. Jika tak ada latihan atau turnamen, maka Ahsan akan mengajak keluarganya berlibur. Ahsan pun tak segan membantu pekerjaan istrinya dan mau menyupiri istrinya kemana-mana. Duh, suami orang ini, hahaha :p

Mohammad Ahsan di asrama Pelatnas (Sumber photo: Instagram King.Chay)

Penyuka Masakan Palembang dan Kepiting Saos Padang

Selain pempek yang merupakan makanan wajib bagi orang Palembang, Ahsan juga penyuka seafood Kepiting Saos Padang. Kayaknya ini penting banget deh, kali ajah ada yang mau ngundang Ahsan ke rumahnya, cukup sediakan makanan favoritnya.

Ini foto tahun kapan, bah, hahaha (Sumber photo: Facebook Ahsan Mohammad)
Saat ini Ahsan yang telah ‘cerai’ dari Hendra Setiawan, masih aktif bermain dan telah diuji cobakan dengan Berry Angriawan dan Rian Agung Saputro. Meskipun belum ada pasangan yang difixed-kan, Ahsan sudah mencapai babak semifinal Hongkong Open Super Series 2016 bersama Rian Agung Saputro. Pencapaian yang cukup baik buat pasangan baru, apalagi di babak Quarter Final pasangan ini mengalahkan ganda nomor 1 BWF dan peraih medali perak Olimpiade Rio 2016, Goh V Shem/Tan W Kiong.

Semoga ke depannya Ahsan bisa meraih gelar demi gelar, dan terus mengharumkan nama Indonesia di kancah perbulutangkisan dunia, siapapun pasangannya.

Sebagai BL bulukan, yang telah menyaksikan banyak pertandingan badminton, harapan untuk Ahsan hingga Olimpiade Tokyo 2020 masih ada. Harapan lainnya, semoga Ahsan dapat membimbing juniornya sehingga mencapai di level tertinggi permainannya.

Yang terbaik buat babah Ahsan, teruslah semangat. Ada kami di belakangmu yang akan terus mengirimkan do’a-do’a terbaik untukmu.



Salam Olahraga



Aty Elias


2 comments:

Hairi Yanti

Sekarang malah beberapa atlet menuruti style Ahsan pakai legging. Hihihi... Di forum Malaysia, Ahsan dipuji karena menutup aurat. Semangat, Babah :D

Aty Elias

babah Ahsaaannnn :)