BERSATU MENUJU KOMUNITAS ASEAN 2015...

     Sudah sampai hari kesembilan nih #10DaysforASEAN, harus kuakui makin sulit dan sempat membuatku ingin mundur, tapi yaa tinggal sehari ini, semangat lagi deh J

Kembali ke tema :

Tema: Dengan ketiga pilar tersebut, bagaimana mencapai tujuan pembangunan badan persatuan ASEAN? Mampukah negara-negara ASEAN mewujudkan Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan?

Credit
     KTT ASEAN ke – 22 yang dilaksanakan pada bulan April 2013 lalu di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam mengangkat topik tentang “Menyatukan ASEAN, Menciptakan Masa Depan”.  Pada pertemuan yang dihadiri pemimpin negara – negara ASEAN membahas tentang kesiapan anggota ASEAN menuju Komunitas ASEAN 2015 di bidang politik – keamanan, ekonomi dan sosial budaya.

     Ketiga pilar tesebut adalah dasar untuk mencapai tujuan pembangunan badan persatuan ASEAN.  Dengan melaksanakan ketiga pilar tesebut maka diharapkan pembangunan badan persatuan ASEAN dapat terlaksana.  Pilar – pilar tesebut dibentuk dalam masing – masing komunitas, yaitu :

Pertama Komunitas Politik dan Keamanan ASEAN, pilar ini dibentuk untuk memperkuat ketahanan kawasan dan mendukung penyelesaian konflik secara damai.  Dengan adanya penyelsaian konflik secara damai maka stabilitas keamanan di wilayah – wilayah ASEAN akan terjaga, selain itu akan menjadi modal bagi proses pembangunan ekonomi dan sosial budaya masyarakat ASEAN.  Perlu diketahui bahwa konflik yang terjadi di kawasan ASEAN bukan saja terjadi antara anggota ASEAN saja, tapi juga terjadinya konflik masalah perebutan Laut China Selatan.  Pada KTT ke- 22 di Brunei, persoalan ini juga dibahas.  Dan dicapai kesepakatan untuk segera menyelesaikan masalah tersebut secara damai, tanpa ada kontak senjata satu sama lain.

Kedua, Komunitas Ekonomi ASEAN, dengan adanya pilar ekonomi ini akan memberikan peluang bagi negara – negara anggota ASEAN untuk memperluas cakupan skala ekonomi, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial ekonomi, meningkatkan daya tarik investasi bagi investor dan pariwisata bagi wisatawan, mengurangi biaya transaksi perdagangan dan memperbaiki fasilitas perdagangan dan bisnis, memberikan kemudahan dan peningkatan akses pasar intra-ASEAN serta meningkatkan transparansi dan mempercepat penyesuaian peraturan – peraturan dan standarisasi domestik.

Ketiga, Komunitas Sosial Budaya ASEAN, komunitas ini merupakan titik tolak utama untuk meningkatkan integrasi ASEAN.  Kerjasama dibidang sosial budaya ini meliputi kepemudaan, wanita, kepegawaian, penerangan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, lingkungan hidup, penanggulangan bencana alam, kesehatan, pembangunan sosial, pengentasan kemiskinan, dan ketenagakerjaan serta Yayasan ASEAN.

     Dengan menerapkan ketiga pilar tersebut maka tujuan pembangunan ASEAN akan terealisasi dengan baik dengan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, temasuk masyarakat ASEAN itu sendiri.  yang menjadi persoalan adalah, mampukah negara ASEAN menyatukan rakyat menciptakan masa depan???

Jawabannya adalah harus MAMPU, dengan syarat juga harus melaksanakan beberapa poin di bawah ini.

  1.   Perlunya saling memahami perbedaan karena ASEAN terdiri dari agama, etnis dan kebudayaan yang berbeda – beda.
  2.  Melaksanakan sosialisasi terhadap masyarakat, pemerintah sudah harus memberikan sosialisasi pada masyarakat lewat media cetak maupun elektronik.  Hal ini dilakukan untuk menanamkan pemahaman terhadap masyarakat bahwa ASEAN itu satu, tidak boleh dikotak – kotakkan.
  3. Menyelesaikan konflik antara sesama negara ASEAN, sesama jiran tentulah ada silang sengketa satu sama lain tidak hanya masalah perbatasan, klaim budaya dan apapun bentuk dari persengketaan yang akan berujung konflik.  Bukan hanya konflik sesama negara ASEAN, akan tetapi sebagian dari beberapa negara ASEAN juga berkonflik dengan Cina masalah Laut China Selatan. 
  4. Perlunya menjaga kelestarian budaya masing – masing negara ASEAN, hal ini penting karena negara – negara ASEAN merupakan cagar budaya dunia.  Perlunya menjaga warisan dunia di kawasan ASEAN karena hal ini menunjukkan keberagaman.  Keberagaman yang bisa mendatangkan devisa lewat pariwisata.
  5. Menggerakkan ekonomi kerakyatan, dengan adanya AEC 2015 yang mengintegrasikan semua perekonomian anggota ASEAN yang berfokus pada pembentukan satu pasar tunggal, satu zona ekonomi dengan daya saing yang tinggi yang terintegrasi penuh pada ekonomi global maka menggerakkan ekonomi kerakyatan sangat perlu.  Dengan semakin bergeraknya ekonomi kerakyatan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

     Memang tiap warga negara mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi terhadap negara-nya masing – masing, akan tetapi untuk menuju komunitas ASEAN 2015 diperlukan persatuan dan kesatuan sesama masyarakat ASEAN.

Keinginan untuk maju dengan tujuan yang sama yaitu menuju ASEAN yang satu.


Salam
Yunarty Yahya Elias


Sumber Bacaan
  1. http://www.voaindonesia.com/content/negara-negara-asean-bertekad-pulihkan-persatuan/1647693.html
  2. http://indonesian.cri.cn/201/2013/04/26/1s137863.htm
  3. http://vovworld.vn/id-id/Berita/Indonesia-siap-untuk-Konferensi-Komunitas-Ekonomi-ASEAN/151027.vov
  4. http://www.bisnis.com/m/ktt-asean-xii-cetak-biru-mea-7754-negara-anggota-harus-siapkan-regulasi
  5. http://id.wikipedia.org/wiki/Wawasan_2020_ASEAN
  6. http://unekunekaty.blogspot.com/2013/09/perlunya-sikap-saling-menghargai-antar.html
=============================================

3 comments:

PPDK Indonesia

saya secara khusus tertarik dengan AEC (ASEAN Economic Community).

pemerintah juga bersiap dan mempersiapkan warganya untuk ASEAN Economic Community.
demi melindungi warga negaranya dari 'invasi' tenaga kerja asing dan menekan angka pengangguran, maka pemerintah memberlakukan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) / IQF (Indonesia Qualification Framework) dan program PPDK (Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja).

keluaran dari KKNI adalah standar kualifikasi untuk bidang keahlian dan pekerjaan tertentu. nantinya ada semacam level kualifikasi dengan deskriptor tertentu untuk setiap bidang.

keluaran dari program Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja adalah SMBD (Sistem Manajemen Basis Data) yang berisi data potensi daerah, kebutuhan dunia kerja dan ketersediaan tenaga kerja. juga ada perhitungan dan analisa indeks keterserapan tenaga kerja (Fulfillment Index) dan indeks keselarasan tenaga kerja (Alignment Index).

yuk., kita dukung demi Indonesia yang lebih baik :)
https://www.facebook.com/Penyelarasan.Pendidikan.dengan.Dunia.Kerja
http://penyelarasan.kemdikbud.go.id/

Mugniar

MOga tercapai yaa :)

Keluyuran | Makan | Jalan-Jalan

Semoga terwujud apa yang dicita-citakan.... :) Caiyyo Asean... !!

SaHaTaGo [Salam Hangat Tanpa Gosong] dari pemuda asal Mempawah yang menetap di Jogja, gak suka marah apalagi mencela, mudah-mudahan bisa senantiasa membuat orang lain bahagia dan semoga anda berkenan dengan komentar saya, haha :D